Dalam upaya memajukan sektor pendidikan dan memberikan akses yang lebih luas bagi generasi muda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meluncurkan sebuah inisiatif inovatif. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, secara resmi meresmikan program “Celengan Beasiswa Berkah“, sebuah langkah konkret untuk membantu pelajar dan mahasiswa dalam menempuh pendidikan. Peluncuran program ini diharapkan dapat menjadi terobosan signifikan dalam dunia pendidikan di Kalteng.
Peresmian program Celengan Beasiswa Berkah ini dilaksanakan pada Selasa, 21 Januari 2025, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, serta sejumlah pelajar dan mahasiswa penerima bantuan. Dalam sambutannya, Gubernur Sugianto Sabran menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci pembangunan sumber daya manusia unggul yang akan memimpin Kalteng di masa depan. “Pendidikan adalah investasi paling berharga. Dengan program Beasiswa Berkah ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak kita yang putus sekolah karena kendala biaya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Program Celengan Beasiswa Berkah ini memiliki skema yang cukup unik, di mana dana beasiswa akan dikumpulkan secara kolektif, termasuk melalui partisipasi ASN di lingkungan Pemprov Kalteng dan berbagai pihak swasta yang peduli pendidikan. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada pelajar dan mahasiswa yang berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi. Kriteria penerima akan diseleksi secara ketat oleh tim independen untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran dan transparan.
Gubernur Sugianto Sabran berharap program Beasiswa Berkah ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memotivasi para pelajar untuk terus berprestasi dan mengejar cita-cita setinggi mungkin. “Kami ingin melihat lebih banyak putra-putri Kalteng yang berhasil meraih pendidikan tinggi dan kembali membangun daerah kita. Ini adalah bentuk gotong royong kita semua untuk menyiapkan generasi emas,” tambahnya. Dengan adanya program ini, diharapkan akses pendidikan yang lebih baik akan semakin terbuka, sehingga menghasilkan individu-individu berkualitas yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
